SLAWI- SMK Negeri 1 Adiwerna, Kabupaten Tegal mencatatkan diri sebagai sekolah yang diakui baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya ISO SMM 9001/2000 sebagai standar utama pendidikan sekolah bermutu. Prestasi yang diraih sekolah yang semula bernama STM ADB ini, merupakan kebanggan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Tegal. Sebab, tidak gampang untuk meraih sertifikat tersebut, berbagai tahapan tentunya harus dilalui.
Kepala SMKN 1 Adiwerna, Drs Zarnuji, kepada Radar, mengatakan sertifikat ISO 9001-2000 merupakan sebuah pengakuan dari Badan Sertifikasi terhadap baiknya manajemen yang dijalankan di sekolah. Namun, kata dia, terpenting dari diraihnya sertifikat tersebut adalah pengimplementasian manajemen sekolah yang tertata dan berjalan dengan baik. Apalagi, penerapan manajemen ini diukur oleh Word Wide Duality Assurance (WQA). “Sertifikat ISO ini hanya sebagai pengakuan. Terpenting adalah implementasinya,” katanya. Menurut dia, urgensi dari SMM ISO 9001/2000 ini adalah program dari Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) agar setiap SMK bisa meraih sertifikat dimaksud.
Dikatakan, sebelum mendapatkan sertifikat SMM ISO 9001/2000, pihaknya sudah melakukan berbagai tahapan. Di antaranya, melakukan sosialisasi kepada seluruh dewan guru dan karyawan akan pentingnya penerapan administrasi yang baik, Setelah itu, lanjut dia, mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) penulisan dokumen ISO oleh alumni SMKN 1 PT Yanoko Putra Bandung, selama hampir satu tahun. Selanjutnya, diadakan audit internal oleh WQA selama tiga hari mulai 18-20 September 2006. “Ada lima program yang diaudit yakni program teknik gambar bangunan, teknik audio, program teknik pemanfaatan energi listrik, permesinan dan mkanik otomotif. Setelah diaudit, kita dinyatakan berhasil,” katanya.
Ditambahkan, dengan diraihnya ISO 9001-2000 ini diharapkan siswa lulusan SMKN 1 Adiwerna lebih diakui oleh perusahaan. Selain itu, dengan penerapan system manajemen mutu ini seluruh kegiatan yang dilakukan sekolah harus terakomodasi sesuai standar internasional. “Mulai tahun depan, proses penerimaan siswa, hingga proses belajar harus dicatat sesuai manajemen ISO,” tukasnya. Penyerahan sertifikat tersebut, rencananya akan dilaksanakan, Rabu (28/11), dan di saksikan Bupati Tegal Agus Riyanto S.sos serta Kepala Dinas P dan K Drs H Sartono MM dan seluruh Kepala SMK negeri dan swasta se-Kabupaten Tegal.
“Kami merasa tertantang dengan penerapan ISO SMM 9001/2000 ini. Harapan kami sekolah ini nantinya bisa tertib administrasi dan kepuasan bagi pelanggan,” kata Zarnuji.
Ditunjuk Sebagai SMK Besar
Setelah mengantongi sertifikat ISO 9001/2000, SMKN 1 Adiwerna, juga dipercaya oleh Direktorat Pembinaan SMK, sebagai salah satu SMK besar. Artinya, kata Zarnuji, program-program sekolah yang sudah ada akan dikembangkan lebih banyak lagi sesuai permintaan pasar. “Tujuan SMK besar ini untuk meningkatkan daya tampung sekolah agar anak-anak usia sekolah bisa terserap semuanya dalam lembaga pendidikan,” terang Zarnuji. Dikatakan, penetapan SMK besar ini mengacu pada tiga hal yakni peningkatan akses dan penataan pendidikan, peningkatan mutu dan relvansi pendidikan srta akuntabilitas. “Akuntabilitas ini artinya untuk menghindari adanya penyimpangan-peyimpangan dalam penggunaan anggaran pendidikan. Ditambahkannya, ke depan komposisi antara SMK dengan SMA akan diubah sesuai program dari Depdiknas. Jika semula komposisi SMK sebanyak 35 persen dan SMA 65 persen maka ke depan akan dibalik. “Kami siap mengembangkan SMK besar. Karena, kami punya lahan cukup luas yakni sekitar 4,8 hektare,” tukasnya.(lan)(Radar Tegal)
kirim ke teman |
versi cetak